Berita

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Riqfinizamy Karsayuda/RMOL

Politik

Ini Alasan Komisi II DPR Gelar Rapat Tertutup dengan DKPP

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rapat tertutup yang dilakukan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), ternyata punya alasan etik. 

"Kenapa kami lakukan secara tertutup? Kami ingin menjaga harkat dan martabat mitra kerja kami," ujar Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqi Karsayuda, usai rapat tertutup bersama DKPP, di Ruang Kerja Komisi II DPR, Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025. 

Politikus Partai Nasdem itu menjelaskan, materi yang dibahas dalam rapat tertutup adalah evaluasi sejumlah hal terkait kinerja kelembagaan dan pimpinan DKPP. 


"Ya ada beberapa catatan penting dari evaluasi ini. Misalnya belum adanya sistem yang transparan dan terbuka terkait dengan manajemen pengaduan, pemeriksaan, dan persidangan di DKPP," tuturnya. 

Lebih lanjut, Rifqi memastikan hasil rapat tertutup dalam rangka evaluasi kerja DKPP akan disampaikan kepada pimpinan DPR RI. 

"Akan kami serahkan ke pimpinan DPR untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas Rifqi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya