Berita

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta/RMOL

Politik

Bahlil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Kisruh LPG 3 Kg?

SELASA, 04 FEBRUARI 2025 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terpantau datang  ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2025. 

Bahlil dijumpai wartawan ketika memasuki kompleks Kantor Presiden. Dia mengatakan bahwa kunjungannya ke Istana adalah untuk rapat membahas hal-hal terkait pekerjaannya dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya baru mau rapat sama Bapak Presiden," kata Bahlil. 


Saat dikonfirmasi mengenai gas LPG 3 kg, Bahlil malah menceritakan dirinya yang baru saja melakukan sidak ke lapangan.

"Saya tadi sidak turun ke lapangan untung mengecek tentang kondisi terakhir. Alhamdulillah semua udah mulai melakukan perbaikan yang cukup bagus dan kondisinya tidak seperti kemarin," ujarnya.

Bahlil menekankan bahwa permasalahan terkait gas LPG 3 kg merupakan kesalahan pihaknya. Namun, katanya, jika kebijakan berjalan lancar maka menjadi kebeneran bagi pemerintah.

"Jadi nggak usah dipersalahkan siapa-siapa, jadi kesalahan kami, kalau itu ada salah. Kalau itu ada kelebihan, itu ada kebenaran pemerintah," ungkapnya.

Bahlil melarang penjualan LPG 3 kg di tingkat pengecer sejak 1 Februari 2025 hingga memicu kemarahan publik.

Pasalnya, pangkalan yang jumlahnya tidak banyak membuat masyarakat yang ingin membeli gas LPG 3 kg harus menempuh jarak yang lebih jauh, menimbulkan antrian panjang di jalan. 

Hari ini, Selasa, 3 Februari 2025 Prabowo memberikan arahan agar para pengecer kembali diperbolehkan menjual LPG 3 kg sambil mereka mendaftarkan diri menjadi sub pangkalan resmi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya