Berita

Gubernur Lampung terpilih Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Bandar Lampung, Sabtu malam (1/2)/dok Humas RMD

Nusantara

Mirza Djausal: Pemerintah Butuh NU untuk Menjaga Stabilitas Sosial

MINGGU, 02 FEBRUARI 2025 | 20:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) telah memiliki peran strategis yang tak tergantikan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Sejak awal berdirinya, NU telah menjadi garda terdepan menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Kini, peran tersebut tetap relevan, terutama dalam menjaga persatuan dan membangun kesejahteraan masyarakat Lampung.

Demikian antara lain disampaikan Gubernur Lampung terpilih Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri peringatan hari lahir ke-102 NU di Bandar Lampung, Sabtu kemarin, 1 Februari 2025.


“Benar, pemerintah yang butuh NU. 70-80 tahun lalu, NU dibutuhkan oleh Indonesia untuk berjuang, untuk memerdekakan, untuk mempersatukan ulama serta menumbuhkan semangat perjuangan," kata Mirza, sapaannya sebagaimana dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Minggu, 2 Februari 2025.

Saat ini, Mirza menilai NU masih dibutuhkan, terutama di Provinsi Lampung dalam menjaga perdamaian, kerukunan, dan stabilitas sosial.

Saat ini, sangat penting menjaga kolaborasi antara NU dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menilai, NU memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial.

Sementara Ketua PWNU Lampung, Puji Raharjo menegaskan berkontribusi aktif dalam mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan Lampung.

"Kemarin kita sudah menyelenggarakan Pileg, Pilpres, dan Pilkada dengan sukses. Nah selanjutnya tinggal bekerja. Oleh karena itu, NU siap bekerja bersama Pak Gubernur,” ujar Puji Raharjo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya