Berita

Ketua Umum PDIP yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam satu momen bersama Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Prabowo dan Megawati Didorong Segera Bertemu

JUMAT, 17 JANUARI 2025 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, didorong oleh sejumlah pihak agar bisa segera terealisasi.

Seperti disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Pembaharu Bangsa (DPP GPPB), Abraham, pertemuan dua tokoh nasional tersebut dapat menjawab tantangan besar yang akan dihadapi Indonesia terhadap kondisi global yang begitu dinamis.

"Penting bagi kedua tokoh ini untuk duduk bersama, merumuskan kebijakan yang bersifat inklusif dan berpihak pada rakyat," ujar Abraham dalam keterangannya, Jumat, 17 Januari 2025.


Ta hanya itu, ia memandang, kolaborasi antara Prabowo dan Megawati akan memberikan dampak positif bagi stabilitas politik serta kemajuan negara. 

"Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perekonomian hingga isu sosial, dan hanya dengan bersinergi keduanya bisa memberikan solusi terbaik," tuturnya.

Selain itu, Abraham meyakini pertemuan Presiden Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra dengan Megawati yang merupakan Presiden ke-5 RI, juga dapat memperkuat persatuan nasional.

"Langkah rekonsiliasi diharapkan dapat membawa semangat kerja sama antara pemerintah dan partai politik lainnya demi kemajuan bangsa," harapnya. 

"Tentunya, masyarakat Indonesia juga menunggu langkah konkret dari kedua tokoh tersebut, dengan harapan dapat terwujud pemerintahan yang solid dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik," pungkas Abraham. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya