Berita

Ponsel lipat Samsung/Net

Tekno

Pembuatannya Rumit, Samsung Kurangi Lagi Jumlah Produksi Ponsel Lipat Tiga

SELASA, 14 JANUARI 2025 | 12:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Samsung dilaporkan akan mengurangi produksi ponsel pintar lipat tiga mereka dari 300.000 unit menjadi 200.000 unit, mengingat proses produksi yang kompleks. 

Menurut laporan dari Korea Selatan, komponen untuk perangkat yang dirancang untuk bersaing dengan Huawei Mate XT akan mulai diproduksi pada kuartal kedua tahun ini (April hingga Juni).

Dikutip dari GSM Arena, Selasa 14 Januari 2025, perangkat lipat tiga Samsung ini diperkirakan memiliki ukuran layar kurang dari 10 inci saat dibuka sepenuhnya. Namun, informasi ini masih berupa spekulasi karena desain finalnya belum selesai.


Selain itu, Samsung juga dikabarkan sedang mengembangkan Galaxy Z Flip FE untuk diluncurkan tahun ini. Perusahaan menargetkan penjualan sekitar 7 juta perangkat lipat pada tahun ini, dengan rincian 3 juta unit Flip7, 2 juta unit Fold7, 900.000 unit Flip FE, dan 200.000 unit perangkat lipat tiga yang disebutkan sebelumnya.

Huawei Mate XT adalah ponsel lipat tiga yang diluncurkan pada September 2024. Perangkat ini menawarkan layar OLED 10,2 inci saat dibuka sepenuhnya, dengan resolusi 2232x3184 piksel. Ditenagai oleh chipset Kirin 9010, Mate XT dilengkapi dengan RAM 16 GB dan opsi penyimpanan hingga 1 TB. Kamera utamanya memiliki resolusi 50 MP, dan perangkat ini menjalankan HarmonyOS 4.2.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya