Berita

Ilustrasi pengangkutan sawit/Net

Bisnis

Harga CPO Melonjak 2 Persen di Awal Pekan

SENIN, 13 JANUARI 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak sawit mentah (CPO) terpantau kembali melonjak pada perdagangan Senin, 13 Januari 2025.

Berdasarkan data pasar, kontrak berjangka (futures) CPO meningkat 2,07 persen ke 4.484 Ringgit per ton, melanjutkan tren penguatan pada dua hari beruntun.

Kenaikan harga CPO ini terjadi setelah data industri terbaru menunjukkan stok minyak sawit turun untuk ketiga kalinya menjadi 1,71 juta ton metrik pada akhir Desember lalu. 


Mengutip Trading Economics, Senin 13 Januari 2025, harga minyak sawit bangkit dari level terendah dalam lebih dari 11 pekan, didukung oleh optimisme permintaan dari pembeli utama, China, yang diprediksi akan kembali meningkat menjelang Tahun Baru Imlek akhir bulan ini.

Sementara itu, data perdagangan China menunjukkan ekspor naik selama sembilan bulan berturut-turut pada Desember, dan impor secara tak terduga meningkat. Hal ini turut mendukung sentimen pasar.

Namun, kenaikan harga tertahan oleh kewaspadaan terhadap rilis data impor India yang diperkirakan diumumkan akhir pekan ini.

Selain itu, beberapa pelaku pasar juga memproyeksikan permintaan yang lemah pada kuartal I-2025 karena minyak nabati pesaing masih memiliki keunggulan harga dibandingkan minyak sawit.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya