Berita

Perum Bulog menggandeng PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) dalam kerja sama strategis untuk mendukung pengembangan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dan toko kelontong/Ist

Bisnis

Bulog Gandeng SRC Perluas Jaringan Distribusi Pangan Harga Terjangkau

RABU, 08 JANUARI 2025 | 16:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perum Bulog menggandeng PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) dalam kerja sama strategis untuk mendukung pengembangan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dan toko kelontong dalam jaringan Sampoerna Retail Community (SRC).

Kerjasama yang diresmikan Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, dan Direktur SRCIS, Romulus Sutanto, juga mencakup visibilitas produk pangan Bulog di Toko SRC. 

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, mengatakan bahwa program RPK bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pangan pokok, mulai dari beras hingga minyak goreng, dengan harga terjangkau bagi masyarakat. 


Saat ini, kata dia, sudah terdapat 21.000 outlet RPK yang tersebar hingga ke tingkat RT di seluruh Indonesia. Bulog berharap kerja sama dengan SRCIS ini dapat memperluas jaringan distribusi komoditi pangan Bulog melalui toko-toko kelontong anggota SRC serta meningkatkan skala bisnis RPK. 

“Selain menawarkan peluang pengembangan bisnis, kami percaya kesempatan ini dapat membantu memperluas cakupan distribusi produk-produk BULOG melalui Toko-Toko SRC,” ujar Febby dalam keterangan tertulis, Rabu 8 Januari 2025. 

Febby menambahkan, sebagai tahap awal, kerja sama ini akan dimulai di lingkup area Jawa Tengah dengan kemungkinan perluasan ke daerah-daerah lain di masa depan. 

“Harapan besar kami adalah terdistribusinya produk pangan berkualitas yang dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan harga yang terjangkau,” tuturnya

Sementara Direktur SRCIS, Romulus Sutanto, mengapresiasi inisiatif Perum Bulog dalam kerja sama RPK dan Visibilitas Produk Bulog. 

Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan visi SRCIS untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Indonesia melalui penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya toko kelontong. 

Adapun Rumah Pangan Kita (RPK) merupakan outlet milik masyarakat yang dibina oleh Perum Bulog. Dengan adanya RPK, secara tidak langsung dapat memotong rantai pasar serta menciptakan stabilisasi harga bahan pokok di masyarakat. 

Program RPK memberikan kesempatan pada masyarakat untuk menjadi entrepreneur dan memulai usahanya di bidang ritel komoditas pangan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya