Berita

Serangan udara Israel di Jalur Gaza/Reuters

Dunia

Israel Bombardir Gaza di Hari Jumat, 40 Orang Tewas

SABTU, 04 JANUARI 2025 | 18:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Militer Israel kembali membombardir wilayah Jalur Gaza, Palestina pada Jumat 3 Januari 2025 waktu setempat.

Seperti dikutip dari Reuters, serangan tersebut telah menewaskan 40 orang, yang dilakukan Israel melalui serangan darat dan udara.

"Pada Jumat ada lebih dari 40 orang tewas di wilayah tersebut karena serangan Israel," kata Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu 4 Januari 2025.


Sehari sebelumnya, pada Kamis 2 Januari 2025, Israel juga menyerang wilayah Al-Mawasi yang dideklarasikan sebagai zona aman bantuan kemanusiaan oleh otoritas zionis itu sendiri, dengan 77 orang dilaporkan meninggal dunia.

Mengutip Aljazeera, secara keseluruhan, lebih dari 150 orang tercatat tewas di Gaza karena bombardir serangan Israel sejak awal tahun 2025 hingga Jumat siang.

Hasil pendataan Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS) sendiri menyatakan bahwa populasi warga di Gaza turun enam persen sejak dimulainya agresi pada Oktober 2023 lalu.

Populasi Gaza sebelumnya 2,1 juta dan kini menurun sekitar 160 ribu selama agresi Israel. Berdasarkan catatan Kemenkes Palestina di Gaza, ada 45.500 warga tewas, di mana lebih dari setengahnya anak-anak dan perempuan. Sementara 11 ribu orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Sementara itu, media pemerintahan Palestina di Gaza menyatakan ada 1.091 bayi Palestina meninggal akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya