Berita

Koordinator Nasional Lingkar Pemuda Nusantara (LPN), Mufti Azmi Miladi/Ist

Nusantara

Baznas Didorong Pertahankan Predikat Kualitas Tertinggi dari Ombudsman

JUMAT, 03 JANUARI 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keberhasilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meraih predikat Kualitas Tertinggi dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman RI diapresiasi.

Koordinator Nasional Lingkar Pemuda Nusantara (LPN), Mufti Azmi Miladi mengatakan, Baznas patut mendapatkan penghargaan bergengsi itu karena terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Terbukti, berdasarkan catatan Mufti, nilai Baznas selalu naik dari tahun ke tahun. Pada 2024, Mufti menambahkan, Baznas memperoleh penilaian yang sangat signifikan. 


Dari 2022 pertama kali dinilai mendapatkan 70,88 masuk zona kuning. Di tahun 2023 meningkat menjadi 73,86 masih di zona kuning. 

"Hingga di tahun 2024, Baznas memperoleh nilai yang cukup atau sangat signifikan yaitu 88,03 masuk zona hijau kategori A dengan Opini Kualitas Tertinggi," kata Mufti dalam keterangannya, Jumat 3 Januari 2025.

Lebih lanjut, Mufti menuturkan bahwa penghargaan yang diterima ini merupakan bentuk dukungan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap Baznas.

Atas capaian itu, Mufti berharap agar Baznas dapat mempertahankan capaian ini bahkan bisa melampaui capaian ini di tahun yang akan datang.

"Kami berharap nilainya bisa dipertahankan, kalau bisa melampaui," pungkas Mufti.

Untuk diketahui, Baznas RI meraih tiga penghargaan eksklusif dari sejumlah instansi/lembaga pemerintah sepanjang 2024 ini.

Ketiga penghargaan tersebut adalah Predikat Kualitas Tertinggi (Zona Hijau) dalam proses pelayanan pemberian rekomendasi Lembaga Amil Zakat (LAZ) dari Ombudsman RI.

Berikutnya Predikat Informatif dan posisi ketiga dalam kategori Lembaga Non Struktural dari Komisi Informasi Pusat (KIP), serta Penghargaan Pengawasan Kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).



Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya