Berita

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Zulfadli/Ist

Nusantara

Ketua DPR Aceh Pastikan Pansus Tambang Tetap Berlanjut

KAMIS, 02 JANUARI 2025 | 03:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Zulfadli, menegaskan pihaknya akan melanjutkan kerja Panitia Khusus (Pansus) Tambang yang sempat dibentuk sebelumnya. 

Dalam waktu dekat, ia akan menggelar pertemuan dengan fraksi-fraksi untuk membahas langkah lanjutan terkait hal tersebut.

“Pembentukan Pansus lanjutan ini karena banyak anggota DPRA, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, dan unsur lainnya mempertanyakan kelanjutan Pansus Tambang yang pernah dibentuk sebelumnya," ujar Zulfadli dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Rabu, 1 Januari 2025.


Zulfadli menjelaskan, publik terus mendesak kejelasan langkah dari para wakil rakyat terkait tata kelola pertambangan di Aceh, terutama di wilayah barat dan selatan Aceh yang selama ini dinilai tidak terorganisir dengan baik.

“Saya dan teman-teman di DPRA memiliki komitmen yang kuat bahwa Pansus Tambang akan dilanjutkan. Apa yang telah kami lakukan sebelumnya merupakan awal dari upaya bersama demi lahirnya tata kelola tambang yang benar,” tegas politisi Partai Aceh (PA) tersebut.

Zulfadli mengatakan bahwa DPR Aceh tidak menentang investasi di sektor pertambangan selama sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Sumber daya alam yang ada di Aceh adalah milik rakyat Aceh. Jika perizinan dan pengelolaannya justru merugikan rakyat, tentu harus dievaluasi. Kami sebagai wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk membela kepentingan Aceh,” pungkas Zulfadli.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya