Berita

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda/RMOL

Politik

Komisi II Berharap MK Profesional Tangani Sengketa Hasil Pilkada 2024

RABU, 01 JANUARI 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan sengketa hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 diharapkan dapat dilakukan Mahkamah Konstitusi (MK) secara profesional. 

Harapan ini disampaikan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, karena MK telah diberikan kewenangan oleh undang-undang untuk melaksanakan persidangan sengketa atau perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada). 

"Kami tentu mengimbau proses hukum yang sekarang sedang dan akan terus berjalan terutama di Mahkamah Konstitusi, bisa dilakukan dengan baik," ujar sosok yang kerap disapa Rifqi kepada wartawan, dikutip Rabu, 1 Januari 2024.


Menurutnya, penanganan PHP Kada oleh MK menjadi opsi terakhir dalam penegakkan hukum pemilu maupun pilkada. Sehingga, MK diminta untuk menjaga integritas. 

"Agar kita semua bisa mendapatkan hasil pilkada yang maksimal," sambungnya menegaskan. 

Lebih lanjut, Rifqi menilai pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 telah memenuhi prinsip demokrasi yang baik, karena berlangsung damai di seluruh wilayah. 

"Pelaksanaan demokrasi konstitusional kita, terutama Pilkada serentak tahun 2024 yang dilaksanakan di 545 titik provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia bisa kita laksanakan dengan baik dan lancar," tuturnya. 

"Tentu sebagai bagian dari kompetisi politik terjadi dinamika, di sana sini, tetapi dinamika itu alhamdulillah tidak mencederai persatuan kita sebagai sebuah bangsa," demikian Rifqi. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya