Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/RMOL

Bisnis

Fantastis! Pemerintah Siapkan Dana KUR Rp300 Triliun Tahun Depan

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 19:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah akan mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp300 triliun pada 2025 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, setelah melihat kinerja penyaluran KUR terus meningkat pada tahun 2024 ini.

"Pemerintah terus berkomitmen untuk melanjutkan program KUR di Tahun 2025. Target penyaluran KUR tahun depan akan dioptimalkan sampai dengan Rp300 triliun, agar program ini dapat menjangkau lebih banyak UMKM dan memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian,” katanya dalam Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM pada Selasa 24 Desember 2024.


Adapun pada periode ini, penyaluran KUR tercatat berhasil melampaui target yang ditetapkan dengan realisasi penyaluran KUR mencapai Rp280,28 triliun hingga 23 Desember 2024, atau mencapai 100,10 persen dari target tahun 2024. 

Angka ini tumbuh sebesar 7,8 persen secara tahunan (yoy), yang disalurkan kepada 4,92 juta debitur. Penyaluran kredit ini didominasi oleh sektor produksi, dengan mencapai 57,8 persen dari total penyaluran.

Meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi global maupun domestik, kualitas penyaluran KUR disebut tetap terjaga dan ditunjukkan melalui tingkat Non-Performance Loan (NPL) KUR sebesar 2,19 persen, angka ini terjaga di bawah NPL nasional sebesar 2,21 persen. 

Peningkatan kualitas penyaluran KUR juga ditunjukkan melalui jumlah total debitur baru KUR per 31 Oktober 2024 yang mencapai 2,52 juta debitur atau 107,65 persen dari target debitur baru KUR tahun 2024 paling sedikit 2,34 juta debitur. 

Selain itu peningkatan akses pembiayaan juga tercatat pada periode ini, dengan debitur KUR yang bergraduasi di tahun 2024 mencapai lebih dari 1,30 juta debitur atau 111,24 persen dari target debitur graduasi KUR yang telah ditetapkan paling sedikit 1,17 juta debitur.

Untuk itu, pada tahun 2025, Pemerintah menetapkan target penyaluran KUR maksimal sampai dengan Rp300 triliun dengan mempertimbangkan kecukupan anggaran subsidi bunga atau subsidi marjin KUR Tahun Anggaran 2025.

Dengan penetapan target penyaluran KUR tersebut, Airlangga berharap penyaluran KUR tahun depan mampu menjangkau lebih dari 2 juta debitur KUR baru dan 1 juta debitur KUR yang bergraduasi. 

Fokus penyaluran KUR kepada debitur baru juga diharap dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM tanah air, sementara program pendampingan untuk mendorong graduasi debitur KUR akan mendorong mereka naik kelas baik secara kapasitas usaha maupun peningkatan pembiayaan dalam mengembangkan usahanya.

Upaya menggencarkan program Kredit Usaha Rakyat ini merupakan salah satu instrumen ekonomi penting dalam mewujudkan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. KUR diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dan pemulihan ekonomi nasional, sehingga mampu mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Keputusan strategis yang dihasilkan dalam rapat ini, merupakan langkah konkret untuk memperkuat sektor riil dan menyejahterakan UMKM di Indonesia.

Adapun agenda hari ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Selain itu rapat ini juga turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koperasi Budi Arie, Kepala BPKP, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya