Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Sambut Natal, Harga Minyak Turun Tipis

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekhawatiran tentang surplus pasokan minyak dan penguatan nilai tukar dolar menyebabkan harga minyak sedikit turun menjelang Natal.

Dikutip dari Reuters, Selasa, 24 Desember 2024, harga minyak mentah Brent turun 31 sen atau 0,43 persen menjadi 72,63 dolar AS per barel pada perdagangan Senin. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 22 sen atau 0,32 persen menjadi 69,24 dolar AS per barel.

Analis dari Macquarie memperkirakan bahwa surplus pasokan akan meningkat tahun depan, yang akan menahan harga Brent pada rata-rata 70,50 dolar AS per barel, turun dari rata-rata tahun ini sebesar 79,64 dolar AS.


Harga minyak juga terpengaruh oleh penguatan dolar AS yang mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada Senin pagi, setelah mencapai puncaknya pada hari Jumat.

"Dengan nilai tukar dolar AS yang berubah dari melemah menjadi menguat, harga minyak kehilangan sebagian keuntungannya sebelumnya," kata analis UBS, Giovanni Staunovo.

Dolar yang lebih kuat membuat harga minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Selain itu, riset dari perusahaan penyulingan minyak terkemuka Asia, Sinopec, menunjukkan bahwa konsumsi minyak di China akan mencapai puncaknya pada tahun 2027, yang juga menekan harga minyak.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya