Berita

Ketua DPP JAMAN Iwan Dwi Laksono/Istimewa

Politik

JAMAN Dukung Usulan Prabowo soal Pelaksanaan Pilkada Melalui DPRD

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 14:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Pusat Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) mendukung usulan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah melalui sistem demokrasi perwakilan. Ketua DPP JAMAN, Iwan Dwi Laksono menegaskan, pilkada melalui DPRD akan menghemat anggaran negara triliunan rupiah.

”Kita tahu bersama, Pilkada 2024 bisa dibilang sebagai pilkada paling brutal sepanjang sejarah. Politik uang, fitnah, dan hoax bertebaran di mana-mana. Dengan pilkada melalui DPRD, money politics bisa ditekan,” kata Iwan, melalui keterangannya, Senin, 23 Desember 2024.

Iwan menampik anggapan pilkada melalui DPRD akan menihilkan hak warga negara dalam menjalankan hak demokrasinya. 


”Bagaimanapun DPRD itu juga dipilih melalui pemilu legislatif yang sah dan legitimate. Jadi, para wakil rakyat itu memiliki legitimasi untuk mewakili rakyatnya,” jelas Iwan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar kepala daerah tak lagi dipilih oleh rakyat secara langsung, melainkan oleh legislatif. Sebab pilkada serentak dianggap menguras anggaran negara. Seperti pelaksanaan anggaran Pilkada 2024 yang mencapai Rp37 triliun.

Menurut Prabowo, opsi itu dilakukan untuk menekan banyaknya anggaran yang dialokasikan. Anggaran sebesar itu lebih baik digunakan untuk kebutuhan masyarakat.

“Saya lihat, negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih ya sudah DPRD itulah milih gubernur, milih bupati. Efisien, enggak keluar duit, keluar duit, keluar duit, kayak kita,” kata Prabowo saat memberikan sambutan di HUT ke-60 Partai Golkar pada Kamis, 12 Desember 2024.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya