Berita

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat menghadiri Wisuda Tahfidz dan Tahsin Quran Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2, di Aston Hotel, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu 22 Desember 2024/Ist

Politik

Pimpinan DPR Apresiasi Rule Model Pesantren Inovatif Bina Insan Mulia

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan DPR mengapresiasi pengasuh Ponpes Bina Insan Mulia 2, KH Imam Jazuli yang sudah membuat rule model pesantren dengan memadukan tradisi klasik dan modern secara inovatif.

Apresiasi itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat menghadiri Wisuda Tahfidz dan Tahsin Quran Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2, di Aston Hotel, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu 22 Desember 2024.

"Saya jujur mengapresiasi KH. Imam Jazuli, karena karakter santri dikolaborasi dengan sistem pendidikan modern ini bagus sekali, berbagai bahasa dipelajari sehingga lulusannya bisa diterima di berbagai negara," kata Cucun.


Wakil Ketua Umum PKB ini menyatakan, rule model Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 sudah sepatutnya dikembangkan dan diikuti oleh pesantren lain di Indonesia.

Menurutnya sistem pendidikan pesantren tersebut menjadikan nilai-nilai Islam dan etika cultural sebagai basis pembentukan akhlak dan menitik beratkan pada substansi pengajaran yang dibutuhkan masyarakat.

"Dan kurikulum di pesantren ini lebih banyak membekali keilmuan dan keahlian terapan. Tentu ini bagus, bagaimana nantinya para santri dapat benar-benar menjadi pemimpin bagi umat di masyarakat," tegasnya.

Keberhasilan Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 dalam mencetak para hafidz dan hafidzah tak lepas dari penerapan metode pembelajaran berbasis program yang dicetuskan oleh pengasuh pesantren sebagai revolusi inovatif.

Atas keberhasilan itu, Pesantren Bina Insan Mulia kerap dijuluki pesantren program.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya