Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, perintahkan seluruh kader untuk mewujudkan cita-cita swasembada pangan pada 2027/Istimewa

Politik

Zulhas Minta Seluruh Kader PAN Wujudkan Cita-cita Swasembada Pangan Presiden Prabowo

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 01:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), memerintahkan seluruh kader partai untuk membantu mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.

Cita-cita tersebut sudah dikemukakan Presiden Prabowo saat Sidang Paripurna MPR RI usai dilantik menjadi Presiden RI periode 2024-2029. Juga diungkapkan dalam forum dunia G20 beberapa waktu lalu.

“Karena Presiden Prabowo mengatakan harus swasembada pangan di 2028 waktu Sidang Paripurna MPR. Pergi ke APEC G20 berubah lagi swasembada pangan pada 2027 (target swasembada pangan),” kata Zulhas di acara Workshop PAN bertema "TerdePAN Mewujudkan Kedaulatan Pangan" di Surabaya, Jawa Timur, Kamis 19 Desember 2024.


Menurut Zulhas, cita-cita tersebut harus diwujudkan. Apalagi saat ini, sektor pertanian masih belum mendapatkan perhatian serius. Baru pada era Presiden Prabowo saja sektor pertanian mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

“Kita hari ini sudah 29 atau 28 tahun Reformasi. Saudara-saudara menyadari enggak yang paling tertinggal yang paling tidak mendapatkan perhatian (yaitu) pertanian, peternakan, dan nelayan. Inilah bidang yang paling tertinggal,” tutur Zulhas.

Zulhas mengatakan, sebelum era Reformasi, sektor pertanian justru mendapatkan perhatian yang lebih. Bahkan kontribusi pada sektor tersebut mencapai 67 persen.

“Zaman Pak Harto (Presiden Soeharto), kontribusi tenaga kerja dari sektor pertanian 67 persen. Jadi kalau ada 100 pekerja, 67 orang itu di sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan,” ungkap Zulhas.

Zulhas yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan ini bersyukur di era Presiden Prabowo kembali memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian.

“Terima kasih ke Presiden Prabowo. Karena pangan menjadi program prioritas utama,” tutup Zulhas.

Turut hadir dalam acara Workshop PAN di Surabaya ini, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani. 

Hadir pula Kader PAN yang terpilih di DPR, DPRD kabupaten/kota, gubernur, dan wakil gubernur di dari berbagai wilayah di Indonesia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya