Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik Periode 2024-2027 di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Lt. 8, Jl. Cut Meutia No. 8, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam, 17 Desember 2024/Istimewa

Politik

Gibran Merasa Senasib dengan Ketua Pemuda Katolik

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 01:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merasa bernasib sama dengan Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Gusma yang sama-sama mantan anggota PDIP.

Hal ini disampaikan Gibran saat memberi sambutan di acara pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Kantor Konferesi Waligereja Indonesia (KWI), Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 17 Desember 2024.

Padahal, Gusma yang merupakan Ketum Pemuda Katolik periode 2024-2029 memutuskan keluar dari PDIP sejak awal 2023. Sementara Gibran justru dipecat sebagai anggota PDIP.


"Selamat kepada ketua dan seluruh jajaran yang baru saja dilantik malam ini," kata Gibran.

"Jadi sebenarnya Mas Gusma ini senasib dengan saya, baru saja dikeluarkan dari partai," sambung Gibran yang disambut tawa hadirin yang hadir.

Walaupun baru dikeluarkan dari PDIP,  Gibran mengingatkan perbedaan merupakan hal yang biasa dalam iklim demokrasi di Indonesia.

Apalagi, di bawah tangan para pemuda, Gibran yakin Pemuda Katolik akan segera merangkul dan mengajak semua bersatu menuju Indonesia Emas 2024.

Sebelumnya, Gibran dipecat oleh PDIP beserta 26 kader lain termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Bobby Nasution.

Pemecatan Gibran dan Bobby tertuang dalam SK PDIP Nomor 1640 dan 1651. Adapun alasan pemecatan karena dianggap melakukan pelanggaran-pelanggaran berat, termasuk menentang keputusan partai yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya