Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Net

Politik

Golkar Siap Tampung Jokowi Setelah Ditendang PDIP

SENIN, 16 DESEMBER 2024 | 17:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar siap menerima Joko Widodo yang telah dipecat sebagai kader PDIP.

"Sebagai partai terbuka, tidak ada halangan bagi Golkar untuk menerima beliau (Jokowi) dengan tangan terbuka," kata Sekjen Golkar, Ahmad Sarmuji, Senin, 16 Desember 2024.

Di sisi lain, Sarmuji mengaku tak kaget dengan keputusan PDIP memecat Jokowi. Sebab, ia sudah menangkap pesan partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri itu bakal mengeluarkan Jokowi dari partai. 


“Saya pikir ini bukan sebuah kejutan akhir tahun karena sudah berkali-kali disampaikan, baik secara eksplisit maupun implisit,” tuturnya. 

Kendati begitu, Sarmuji menghormati keputusan PDIP memecat kadernya dari keanggotaan, termasuk menghormati langkah politik Jokowi ke depan berlabuh ke partai mana.

“Saya pikir Pak Jokowi sekarang dalam tahap merenung untuk langkah beliau selanjutnya di politik. Kita tunggu saja langkah Pak Jokowi selanjutnya,” pungkasnya.

PDIP telah memecat Jokowi sebagai kader banteng. Tidak hanya Jokowi, partai pimpinan Megawati ini juga memecat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby Nasution.

Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024. Sementara pemecatan Gibran berdasarkan SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024, dan pemecatan Bobby SK Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya