Berita

Yusril Ihza Mahendra/Ist

Nusantara

Yusril Ihza Mahendra Perlu Temui Rodrigo Duterte

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 20:25 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penghentian suplai narkoba di Indonesia menjadi hal yang harus diseriusi oleh Yusril Ihza Mahendra selaku Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Untuk itu, Yusril dinilai perlu bertemu dengan Rodigo Duterte yang dikenal sangat tegas menuntaskan persoalan narkoba di Filippina.

Hal ini disampaikan pengamat sosial dan politik, Sohibul Ansor menanggapi wacana untuk tidak menghukum pecandu narkoba yang diutarakan oleh Yusril Ihza Mahendra.

“Duterte saat menjabat Presiden menanggulangi masalah narkoba langsung ke sasaran induknya. Sayangnya Yusril tidak kenal dengan Duterte, dia hanya kenal presiden SBY dan Jokowi,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOLSumut, Jumat, 13 Desember 2024.


Sohibul Anshor menilai, penghentian pasokan narkoba ke Indonesia menjadi persoalan krusial yang harus dilakukan Yusril. Hal ini menjadi hal yang lebih tepat jika ingin menyelesaikan persoalan narkoba yang kini menjadi salah satu pemicu kejahatan lintas sektor.

“Yusril harus me-nol-kan pasokan narkoba ke masyarakat yang banyak diproduksi sendiri maupun yang masuk lewat jalur laut maupun udara,” pungkasnya.

Diketahui, Yusril mewacanakan perubahan KUHP dimana pihak yang masuk pecandu narkoba akan masuk rehabilitasi. Hal ini menurutnya akan menjadi momentum perbaikan dalam penanganan kasus narkotika di Indonesia.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya