Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova/Net

Dunia

Rusia Larang Warganya Bepergian ke Negara Barat

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 12:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah pergolakan hubungan diplomatik, pemerintah Rusia melarang warganya bepergian ke Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa negara Uni Eropa untuk memastikan keamanan mereka. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengungkap bahwa  hubungan mereka dengan Amerika Serikat berada di ambang kehancuran.

Oleh sebab itu kepergian warga Rusia ke negara tersebut bisa menghadapi ancaman keamanan serius.


"Dalam konteks meningkatnya konfrontasi dalam hubungan Rusia-Amerika, yang berada di ambang kehancuran karena kesalahan Washington, perjalanan ke Amerika Serikat secara pribadi atau karena kebutuhan resmi penuh dengan risiko serius," paparnya dalam jumpa pers, seperti dimuat Reuters pada Kamis, 12 Desember 2024. 

Zakharova mendesak agar warga Rusia juga tidak bepergian ke negara sekutu Amerika Serikat untuk menghindari ancaman serupa. 

"Kami mendesak Anda untuk terus menahan diri dari perjalanan ke Amerika Serikat dan negara-negara satelit sekutunya, termasuk, pertama-tama, Kanada dan, dengan beberapa pengecualian, negara-negara Uni Eropa, selama liburan ini," tambahnya. 

Diplomat Rusia dan AS mengatakan hubungan antara kedua negara lebih buruk daripada sebelumnya sejak Krisis Rudal Kuba 1962 karena ketidaksepakatan atas perang Ukraina.

Hubungan mencapai titik krisis bulan lalu karena Ukraina menggunakan rudal AS dan Inggris untuk menyerang wilayah Rusia dan bahkan Moskow sampai menurunkan ambang batas nuklirnya.

Baik Moskow maupun Washington saling menuduh menahan warga negara atas tuduhan yang dibuat-buat dan tidak berdasar.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya