Berita

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian untuk mengefisiensikan anggaran/Istimewa

Politik

Prabowo Minta Bintara hingga Jenderal Polri Kurangi Seremoni

RABU, 11 DESEMBER 2024 | 16:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Prabowo Subianto minta jajaran Polri, dari tingkat Bintara hingga Jenderal, untuk senantiasa berhemat dan efisien dalam mengelola anggaran institusi.

Secara spesifik, Prabowo mengimbau kepolisian mengurangi acara-acara yang bersifat seremoni, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT). Hal ini juga kerap disampaikan Prabowo ke jajaran Kabinet Merah Putih.

“Sekali lagi, hemat, kurangi pemborosan. Kurangi seremoni, jangan terlalu banyak (perayaan) HUT-HUT,” ujar Prabowo di Apel Kasatwil Polri di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 11 Desember 2024.


Ucapan Prabowo pun didengar oleh seluruh Kapolda, Kapolres, serta pejabat utama Mabes Polri yang berjumlah sekitar 871 orang.

Prabowo mengatakan, sebaiknya perayaan ulang tahun di kepolisian dirayakan secara sederhana, misalnya dengan tumpengan di markas. 

“Kurangi perayaan ulang tahun. Sederhana saja, tumpengan di markas,” imbuh Prabowo.

Selain menghemat anggaran, Prabowo juga mengingatkan kepada jajaran kepolisian untuk selalu berpihak kepada rakyat dan membela kepentingan rakyat.

“Saya minta saudara-saudara, saya mengimbau. Bukan atas nama Prabowo, tetapi atas nama rakyat Indonesia. Atas nama orang tuamu, atas nama anak-anakmu, kepolisian berpihaklah, dan selalu membela kepentingan rakyat Indonesia,” tutur Prabowo.

Prabowo pun menekankan harapannya agar kepolisian selalu menjunjung profesionalisme dalam bertugas.

“Dengan polisi yang kuat, militan, yang profesional, kita selamatkan masa depan kita. Kita selamatkan bangsa. Bangsa dan rakyat sangat memerlukan polisi yang terampil,” tandas Prabowo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya