Berita

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh mendeportasi WP, warga Amerika Serikat (AS) dari Aceh/Ist

Nusantara

Ganggu Kamtibmas, Warga AS Dideportasi dari Aceh

SELASA, 10 DESEMBER 2024 | 05:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) pada Senin, 9 Desember 2024. 

Pendeportasian dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

“Pendeportasian ini kami laksanakan sebagai tindakan administratif terhadap WNA yang melakukan pelanggaran," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Gindo Ginting dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Selasa, 10 Desember 2024.


Gindo menjelaskan, WNA berinisial WP (52) tersebut sebelumnya diamankan oleh tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh pada Selasa, 3 Desember 2024, di Gampong Mon Ikeun, Lhoknga. 

Penangkapan WP dilakukan setelah koordinasi dengan Polsek Lhoknga.

Menurut Gindo, WP telah melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan setempat. 

Setelah diamankan oleh Polsek Lhoknga, WP diserahkan kepada Kantor Imigrasi Banda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pendeportasian WP merupakan bagian dari komitmen kami dalam menegakkan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa WP dinyatakan melanggar Pasal 75 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian, sehingga dikenakan sanksi berupa tindakan pendeportasian.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya