Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp15.856 per Dolar Pagi Ini

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar rupiah dibuka tertekan ke Rp15.856 per Dolar AS pada perdagangan Senin 9 Desember 2024 pagi ini.

Mata uang Garuda itu terpantau turun 11 poin atau tertekan 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia jelang akhir pekan ini dibuka bervariasi pada pagi ini. Yen Jepang tumbuh 0,02 persen, Rupee India dan Dolar Singapura menguat 0,05 persen, serta Baht Thailand melonjak 0,15 persen.


Sementara Yuan China turun 0,05 persen, Ringgit Malaysia anjlok 0,26 persen, Peso Filipina tertekan 0,39 persen, dan Won Korea Selatan ambruk 0,85 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju bergerak ke zona merah pagi ini. Poundsterling Inggris minus 0,01 persen, Euro Eropa turun 0,12 persen, Franc Swiss tertekan 0,02 persen.

Sedangkan Dolar Australia menguat 0,15 persen, dan Dolar Kanada naik 0,05 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya