Berita

BYD M6 jadi favorit pengunjung pameran GJAW 2024/RMOL

Otomotif

1.400 SPK Diraih BYD di GJAW 2024, Ini yang Jadi Favorit

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 04:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selama 10 hari mengikuti Gaikindo Jakarta Auto Week pada 22 November-2 Desember 2024, Mobil-mobil  BYD cukup mencuri perhatian pengunjung. Setidaknya hal ini terlihat dari jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (BYD) yang mencapai 1.400 unit.

"Kami sangat berterima kasih atas respons positif dari masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik BYD, khususnya pada GJAW 2024. Pencapaian ini menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia semakin percaya pada inovasi dan teknologi yang kami hadirkan. Antusiasme tinggi terhadap BYD M6, baik dari sisi penjualan maupun penghargaan, memotivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik," ujar Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam keterangannya, Sabtu, 7 Desember 2024.

"Komitmen kami adalah menghadirkan solusi mobilitas yang tidak hanya inovatif tetapi juga berkontribusi pada perkembangan industri otomotif berkelanjutan di Indonesia," sambungnya.


Dari 4 model mobil listrik yang disajikan BYD di Indonesia, M6 jadi yang paling diminati. MPV listrik ini memang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan dan preferensi masyarakat Indonesia, menawarkan kenyamanan, performa unggul, dan harga yang kompetitif.

Bahkan, selama pameran GJAW 2024, tidak sedikit masyarakat yang menjajal mobil produksi pabrikan yang bermarkas di Shenzhen tersebut. Dari total 1.272 sesi test drive yang tercatat, BYD M6 kembali menjadi kendaraan yang paling banyak diminati.

Namun demikian, BYD belum puas dengan 4 mobil listrik yang sudah dirilis di Indonesia. Rencananya, BYD juga bakal merambah segmen premium dengan menyajikan Denza. Bila tak ada perubahan, BYD akan merilis MPV premium Denza D9 pada kuartal pertama 2025.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya