Berita

Kementerian Perhubungan/Net

Bisnis

Ini 11 Rute Mudik Gratis yang Disiapkan Kemenhub selama Nataru 2024/2025

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan, pergerakan masyarakat selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) akan mencapai 110,67 juta orang.

Potensi pergerakan ini mencakup seluruh provinsi di Indonesia yang tersebar selama 22 hari dari 18 Desember 202 sampai dengan 8 Januari 2025.

Mayoritas masyarakat menikmati masa libur tersebut dengan bepergian ke lokasi wisata atau pulang kampung.


Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan telah menyediakan angkutan mudik gratis selama masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, ada 11 rute mudik gratis untuk 38.772 penumpang periode Nataru 2024/2025 yang telah disiapkan.

Sebelas rute mudik gratis ini dilakukan dari Jakarta ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, Malang, Madiun, dan Kediri, dengan 88 unit bus dan dua unit truk untuk kapasitas 3.500 penumpang.

"Kementerian Perhubungan menyediakan program mudik gratis pada masa Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dengan total kapasitas 38.772 penumpang dan 2.320 sepeda motor," terang Dudy di Jakarta, dikutip Kamis 5 Desember 2024. 

Ditjen Perkeretaapian menyediakan lintas Jakarta Gudang-Lempuyangan yang terdiri atas Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Lempuyangan (PP) dengan kapasitas 5.300 penumpang dan 2.320 sepeda motor periode angkutan motor gratis selama 10 hari.

Kemudian, Ditjen Perhubungan Laut menyediakan 100 ruas trayek pelayaran angkutan laut (PP) dengan kapasitas 29.972 penumpang.

Dudy mengungkapkan, transportasi pilihan masyarakat saat bepergian selama Nataru adalah 16,64 juta orang diprediksi mudik menggunakan bus. Kemudian disusul dengan kereta api dan pesawat. 

“Untuk kereta api ada sebanyak 14,22 juta yang akan menggunakan kereta dan ada sebanyak 9,80 juta menggunakan pesawat. Sementara yang akan menggunakan kapal penyebrangan ada sebanyak 3,40 juta dan kapal laut sebanyak 2,38 juta,” bebernya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya