Berita

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya/Ist

Politik

Naikkan Upah 6,5 Persen, Gerindra: Prabowo Presiden Pro Rakyat

SABTU, 30 NOVEMBER 2024 | 09:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang resmi mengumumkan kenaikan upah minimum nasional sebesar 6,5 persen untuk tahun 2025 disambut baik berbagai kalangan.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya berpandangan, Prabowo merupakan presiden yang pro terhadap rakyat.

"Kebijakan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum pekerja. Kami di Gerindra Yogyakarta sangat mendukung langkah ini dan berharap dampaknya dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia," ujar Danang, dalam keterangannya, Sabtu, 30 November 2024.


Pengumuman kenaikan upah minimum nasional disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, dengan didampingi sejumlah menteri.

Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa kenaikan upah minimum ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja.

Atas dasar itu, Danang menilai kenaikan upah 6,5 persen tersebut diyakini dapat meningkatkan perekonomian nasional karena daya beli masyarakat pun meningkat.

"Kenaikan 6,5 persen ini kami harapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Danang.

Danang juga mengapresiasi langkah pemerintah yang melibatkan berbagai pihak dalam proses penetapan upah minimum ini. Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini penting untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha untuk mendukung kebijakan ini. Semoga kebijakan ini menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas hidup pekerja di Indonesia," pungkas Ketua DPD Gerindra DIY ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya