Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenperin Dorong Transformasi Industri Hijau Capai Ekonomi Berkelanjutan

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 16:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong transformasi industri hijau sebagai langkah strategis dalam mempercepat transisi energi bersih dan menciptakan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kemenperin, Yan Sibarang Tandiele, dalam sesi dialog Electricity Connect 2024. 

Acara yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi energi bersih menuju target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.


“Tentunya, kalau kita bicara industri, tidak lepas dari ekosistem pengembangan ekonomi hijau. Saya kira kita sepakat bahwa tidak mungkin kita melakukan transisi energi tanpa memikirkan ekosistem, yaitu siapa yang akan menggunakan energi ini,” kata Yan dalam keterangan tertulis, Kamis, 28 November 2024.

Menurut dia, percepatan transformasi industri melalui transisi energi harus dimulai dengan strategi yang jelas dan terencana. Menentukan langkah awal yang tepat menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

“Urgensi dari transformasi industri hijau itu, yang paling penting bagi kita itu harus memulai dari mana? Karena kalau kita bicara transformasi hijau, yang paling penting itu pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Saat ini sektor industri masih bergantung pada energi fosil. Maka dari itu Kemenperin melakukan transformasi industri hijau lewat kebijakan yang dirancang untuk mendorong transformasi industri ke arah yang lebih ramah lingkungan.

Kebijakan ini mengedepankan penggunaan teknologi hemat energi dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam proses produksi.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong komitmen terkait kebijakan penggunaan kendaraan listrik dan mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai salah satu langkah menuju transisi energi bersih.

Salah satu komitmennya diwujudkan melalui gelaran acara Electricity Connect 2024 bertajuk ‘Go Beyond Power Energizing The Future’ untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transisi Energi Baru Terbarukan (EBT).

Sebagai informasi, Electricity Connect 2024 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada 20-22 November ini dihadiri lebih dari 500 exhibitor dan 15.000 pengunjung dari berbagai profesi yang tentunya berfokus pada bidang ketenagalistrikan.

Event ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan dan pelaku industri ketenagalistrikan untuk tidak hanya bertukar informasi mengenai teknologi energi bersih saja, namun juga berbagi wawasan mengenai smart grid hingga target NZE, serta memperkuat kolaborasi global untuk mencapai transisi energi menuju NZE pada 2060.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya