Berita

Polsek Gayamsari mengamankan beberapa anak muda yang diduga akan tawuran Gangster di dekat BKT, Sawah Besar/Istimewa

Presisi

Jelang Pilkada 2024, Gangster Resahkan Warga Semarang

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi kriminalitas gangster di Kota Semarang ternyata belum habis-habis dan muncul lagi. Munculnya gangster pun kebetulan beberapa hari jelang pemilihan Pilkada 2024. Beberapa anak-anak muda terlibat gangster berhasil diamankan Polsek Gayamsari, Minggu dinihari, 24 November 2024.

Polisi mengamankan para pelaku bersama barang bukti senjata tajam clurit yang dibawa. Petugas kepolisian melakukan penangkapan itu saat kelompok gangster asyik pesta minum-minuman keras (miras).

Lokasi anak-anak para pelaku diamankan polisi di sebuah tempat di area proyek normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT), di Sawah Besar.


Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo menjelaskan, pihaknya melakukan penangkapan pelaku gangster dalam patroli. Para pelaku diduga akan tawuran tetapi berhasil ditangkap sebelum tawuran.

"Kami amankan anak-anak yang akan tawuran," kata Hengky, diwartakan RMOLJateng, Senin, 25 November 2024.

Gangster di Semarang meski sering ditertibkan kepolisian, tetap muncul lagi dan meresahkan masyarakat. Tindakan tegas penangkapan ini, juga atas kecurigaan petugas kepolisian masih banyak anak-anak di bawah umur dan remaja membuat aksi onar.

Salah satu wilayah rawan termasuk di Kecamatan Gayamsari, Semarang. Berkali-kali terjadi aksi tawuran gangster meresahkan, mengganggu, dan menimbulkan kekhawatiran bagi kenyamanan serta ketertiban masyarakat di malam hari.

Polisi pun siap akan memberikan tindakan tegas bagi para pelaku gangster jika kembali melakukan aksinya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya