Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Rusia Siap Bombardir Ukraina dengan Rudal Hipersonik Oreshnik, Harga Minyak Langsung Naik

SABTU, 23 NOVEMBER 2024 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik sekitar satu persen, menetap pada level tertinggi dalam dua minggu terakhir di tengah meningkatnya risiko geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 94 sen atau 1,3 persen, menjadi 75,17 Dolar AS per barel pada perdagangan Jumat 22 November 2024 atau Sabtu WIB. 

Sementara West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,14 Dolar AS atau 1,6 persen menjadi 71,24 Dolar AS.


Kedua patokan minyak mentah naik sekitar enam persen dalam seminggu, level tertinggi sejak 7 November ketika Moskow meningkatkan serangannya ke Ukraina setelah Inggris dan AS mengizinkan Kyiv menyerang lebih dalam ke Rusia dengan rudal mereka.

"Eskalasi Rusia-Ukraina telah meningkatkan ketegangan geopolitik melampaui tingkat yang terlihat selama konflik setahun antara Israel dan militan yang didukung Iran," kata analis Saxo Bank Ole Hansen

Dalam pernyataan terbarunya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya akan terus menguji rudal hipersonik Oreshnik barunya dalam pertempuran dan memiliki stok yang siap digunakan. 

Rusia menembakkan rudal tersebut ke Ukraina, sebagai balasan penggunaan rudal balistik AS dan rudal jelajah Inggris untuk menyerang Rusia.

"Yang ditakutkan pasar adalah kerusakan tak disengaja di bagian mana pun dari minyak, gas, dan penyulingan yang tidak hanya menyebabkan kerusakan jangka panjang tetapi juga mempercepat spiral perang," kata analis PVM John Evans.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya