Berita

Petisi Masyarakat Jakarta Anti Korupsi (PMJAK) berunjuk rasa di depan gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta, Jumat, 22 November 2024/Istimewa

Politik

Bawaslu Jakarta Didesak Tindaklanjuti Laporan Dugaan Dana Kampanye Hasil Judol

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 23:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Petisi Masyarakat Jakarta Anti Korupsi (PMJAK) berunjuk rasa di depan gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat petang, 22 November 2024.

Dalam aksinya, PMJAK meminta Bawaslu menindaklanjuti laporan mereka soal adanya dugaan kampanye paslon Cagub-Cawagub didanai hasil judi online. Sosok yang dimaksud adalah Cawagub Jakarta nomor urut 3 Rano Karno.

"Hari ini kami ada tambahan barang bukti untuk memperkuat laporan tersebut,"  kata Ketua PMJAK Hasan Assegaf, Jumat, 22 November 2024.


Meskipun bukti tambahan berupa foto paslon bersama sindikat judi online yang turut ditangkap dalam kasus Kementerian Komdigi dikembalikan Bawaslu, namun PMJAK tidak patah arang.

Mereka tetap mendesak Bawaslu Jakarta agar melaksanakan tupoksinya dalam menginvestigasi laporan itu guna menciptakan ruang demokrasi yang sehat dan berkualitas di Pilkada Serentak 2024.

Adapun bukti tambahan yang dilampirkan hari ini berupa surat keputusan partai politik. Data itu terungkap, bahwa salah satu tersangka judol di lingkungan Kemkomdigi merupakan bagian dari tim pemenangan peserta Pilkada Jakarta. 

"Ini bukti kami mengkonfirmasi bahwa tersangka itu masuk di dalam tim kampanye Pilkada 2024. SK-nya ada, dan SK itulah yang kami serahkan ke Bawaslu Jakarta hari ini,” pungkasnya. 

Sebelumnya beredar foto Rano Karno dengan penghubung bandar judi online, ZA, yang sudah ditangkap Polda Metro Jaya. Namun, belakangan foto itu diduga dihapus. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya