Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi

Dunia

India Perkuat Hubungan dengan Afrika, Amerika Selatan, dan Karibia

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 17:33 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Republik India meningkat kemitraan dengan Afrika, Amerika Selatan, dan Karibia melalui kunjungan yang dilakukan Perdana Menteri Narendra Modi ke Nigeria, Brasil, dan Guyana dari tanggal 16 hingga 21 November 2024.

Kunjungan Modi ke Nigeria pada tanggal 16 dan 17 November 2024, atas undangan Presiden Bola Ahmed Tinubu, sangat penting karena merupakan kunjungan pertama Perdana Menteri India ke Nigeria dalam 17 tahun terakhir. India dan Nigeria memiliki sejarah kerja sama yang sudah terjalin sejak beberapa dekade, khususnya di sektor ekonomi, pertahanan, dan energi.

Lebih dari 200 perusahaan India beroperasi di Nigeria dengan  investasi lebih dari 27 miliar dolar AS dalam industri strategis.


Selama di Nigeria, Modi akan terlibat dalam diskusi dengan Presiden Tinubu untuk meninjau kemitraan strategis dan mengidentifikasi peluang baru untuk pertumbuhan dan kolaborasi. Pembicaraan akan difokuskan pada diversifikasi hubungan ekonomi, mengeksplorasi kemitraan pertahanan, dan membahas strategi untuk meningkatkan kerja sama energi.

Setelah itu, dari tanggal 18 hingga 19 November 2024, Modi akan menghadiri KTT G20 di Rio De Janeiro yang diselenggarakan Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva. Peran Brasil dalam G20 Troika, bersama India dan Afrika Selatan, menggarisbawahi pentingnya KTT ini dalam melanjutkan upaya kolaboratif yang dimulai selama masa kepresidenan India di G20. 

Selama KTT, PM Modi diharapkan menyampaikan visi dan strategi India tentang tantangan global seperti perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, keamanan energi, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. India telah menjadi pendukung representasi dan inklusi yang lebih besar dari Global South dalam forum multilateral, dan pidato PM Modi kemungkinan akan menekankan hasil Deklarasi Pemimpin G20 New Delhi, yang bertujuan untuk menyuarakan keprihatinan negara-negara berkembang.

Dari Brazil, Modi dijadwalkan berkunjung ke Republik Guyana dari tanggal 19 hingga 21 November 2024, atas undangan Presiden Dr. Mohamed Irfaan Ali. Kunjungan ini akan tercatat sebagai kunjungan pertama Perdana Menteri India sejak tahun 1968. 

Kunjungan ini sangat simbolis karena mencerminkan niat India untuk menyambung kembali dan memperdalam hubungan dengan kawasan Karibia, yang merupakan rumah bagi diaspora India yang signifikan. Komunitas Guyana memiliki hubungan sejarah dan budaya yang kuat dengan India, yang berasal dari para pekerja kontrak yang dibawa selama masa kolonial. Kunjungan ini akan menekankan warisan budaya bersama dan aspirasi bersama untuk pembangunan ekonomi dan sosial.

Selama kunjungan, Modi akan mengadakan diskusi dengan Presiden Ali dan bertemu dengan pejabat senior lainnya, termasuk para pemimpin Parlemen Guyana.

Partisipasi dalam KTT CARICOM-India Kedua

Pada tanggal 21 November 2024, partisipasi Modi dalam KTT CARICOM-India Kedua di Georgetown, Guyana, merupakan upaya untuk meningkatkan keterlibatan India dengan Komunitas Karibia. KTT ini sangat penting untuk memajukan hubungan jangka panjang India dengan kawasan tersebut, mengatasi tantangan bersama, dan mengeksplorasi solusi kolaboratif. Fokus KTT ini kemungkinan akan pada pembangunan berkelanjutan, ketahanan iklim, perdagangan, dan transfer teknologi.

Hubungan India dengan negara-negara CARICOM berakar pada kepentingan bersama dan perhatian bersama, khususnya dalam menangani dampak perubahan iklim. Kawasan Karibia sangat rentan terhadap bencana yang disebabkan oleh iklim, dan India telah menjadi pendukung aksi iklim yang mencakup dukungan finansial dan teknologi bagi negara-negara berkembang. Partisipasi PM Modi akan memperkuat posisi India sebagai mitra yang bersedia berbagi pengetahuan dan sumber daya untuk membangun ketahanan terhadap risiko iklim.

Selain itu, keterlibatan India dengan CARICOM sejalan dengan strateginya yang lebih luas untuk mendiversifikasi kemitraan internasionalnya dan memperkuat hubungan dengan kawasan yang secara tradisional kurang terwakili dalam dialog global. Dengan berpartisipasi dalam pertemuan puncak ini, Modi mengisyaratkan kesiapan India untuk mendukung aspirasi kawasan Karibia untuk pertumbuhan dan pembangunan sekaligus memposisikan India sebagai mitra yang berkomitmen untuk kemakmuran bersama.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya