Berita

Wasit David Coote/Dok X @Fabrizio Romano

Sepak Bola

Hina Liverpool dan Klopp, Wasit David Coote Langsung Diskors

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 12:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mulutmu harimaumu. Kata-kata bernada menghina yang dilontarkan wasit David Coote kepada Liverpool dan mantan manajer mereka, Jurgen Klopp, berujung skorsing. 

Hinaan Coote ini terungkap melalui sebuah video viral yang memperlihat dirinya menjawab pertanyaan dari seseorang mengenai Liverpool dan Klopp. Coote menyebut Liverpool sebagai "brengsek" dan Klopp "orang Jerman sialan".

"Liverpool itu brengsek. Klopp benar-benar bajingan. Selain mencaci maki saya ketika saya menjadi wasit mereka melawan Burnley saat lockdown, dia juga menuduh saya berbohong dan menghina saya," kata Coote dalam video viral tersebut, dikutip dari Daily Mail, Selasa, 12 November 2024.


"Saya tak tertarik berbicara dengan orang yang sangat arogan, jadi saya sebisa mungkin tidak berbicara dengannya. (James) Milner baik-baik saja, saya tak masalah dengannya. Anda bisa melihat saya di sana dengan 'topeng', tapi ya Tuhan, orang Jerman sialan, persetan," ujarnya sambil memperlihatkan foto dirinya memimpin laga Liverpool.

Tidak diketahui pasti kapan video itu dibuat. Namun, Coote tampaknya merujuk pada pertandingan Liverpool vs Burnley pada Juli 2020 yang berakhir imbang 1-1.

Merespons ucapan Coote tersebut, Badan wasit Premier League, PGMOL, langsung menyelidiki video yang viral di media sosial. PGMOL pun menskors wasit 42 tahun itu selama investigasi.

"David Coote telah diskors dengan segera sambil menunggu penyelidikan penuh. PGMOL tidak akan memberikan komentar lebih lanjut sampai proses investigasi selesai," demikian pernyataan resmi PGMOL.

Coote sebenarnya merupakan salah satu wasit berpengalaman di Premier League. Dia sudah memimpin laga-laga Liga Inggris sejak 2018. Bahkan akhir pekan lalu, Coote menjadi pengadil pertandingan Liverpool kontra Aston Villa di Anfield yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 2-0.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya