Berita

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaksanakan Rapat Koordinasi dengan sejumlah stakeholder, untuk kesiapan pengawasan pelaksanaan Pilkada serentak 2024, di Banda Aceh, Selasa, 12 November 2024/RMOL

Bawaslu

H-15 Pilkada 2024, Bawaslu Gelar Rakor Kesiapan Pengawasan Daerah di 7 Wilayah

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah stakeholder untuk menyiapkan pengawasan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Kepala Biro Fasilitas Pengawasan Pemilu Bawaslu, Asmin Safari Lubis menyampaikan, rakor tidak dilaksanakan di semua wilayah pemilihan, melainkan hanya di 7 provinsi besar. Alasannya karena pencoblosan Pilkada Serentak 2024 akan digelar pada 15 hari mendatang, yakni pada 27 November 2024.

"Kami dari (Bawaslu) RI ingin bersilaturahmi, pada saat yang sama kita juga hari ini melakukan kegiatan yang sama di Sumatera Utara, kemudian Kalimantan Timur," ujar Asmin saat membuka Rakor Persiapan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Banda Aceh, Provinsi Aceh, Selasa, 12 November 2024.


"Dan dua-tiga hari ke depan, kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan. Ini karena memang waktu yang sudah sangat mepet, sehingga kami hanya melakukan sampling bersama teman-teman mitra," sambungnya. 

Asmin menjelaskan, Bawaslu sebagai salah satu lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas mengawasi jalannya pesta demokrasi, tidak hanya berperan sebagai penegak hukum pemilu maupun pilkada, tapi juga mesti mencegah terjadinya pelanggaran. 

"Bawaslu memang yang melakukan pengawasan sesuai amanat Undang-undang, tapi dia juga konsen ke konteks pencegahan. Jadi jangan hanya sekadar masuk ke proses penegakkan hukum, karena di Bawaslu ada Gakkumdu, Sentra Penegakkan Hukum Terpadu yang di dalamnya ada Bawaslu, Polri, dan Kejaksaan," jelasnya. 

Berkaca dari beberapa kejadian yang dilaporkan dan ditemukan Bawaslu di daerah-daerah lain, sebagai contoh soal dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) di satu wilayah Sulawesi, maka perlu kiranya bagi Bawaslu memastikan langkah pencegahan dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah stakeholder terkait. 

"Tentu kita tidak ingin itu (pelanggaran-pelanggaran) terjadi, meskipun di beberapa tempat terjadi tindak pidana misalnya soal money politic dan soal netralitas yang tadi saya sebutkan," tuturnya. 

Oleh karena itu, Asmin memastikan Rakor Persiapan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024 ini digelar bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Polri, dan Pemerintahan Provinsi, untuk memastikan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan baik. 

"Kami dari pemerintah pusat ingin bersama-sama, jika seandainya adakah pesan yang harus kami bawa ke Jakarta mungkin membutuhkan kebijakan pusat untuk menyelesaikannya dalam waktu dekat. Jika memang tidak ada ya alhamdulillah," ucapnya. 

"Ini lebih kepada bentuk dukungan kita dari pemerintah pusat, apalagi sekarang dalam kabinet baru, pemerintahan baru Pak Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat untuk dalam hal memastikan seluruh proses pemilihan kepala daerah ini berjalan dengan baik," demikian Asmin.

Dalam Rakor tersebut hadir mewakili Gubernur Aceh, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Diwarsyah, perwakilan Kemensetneg, Kemendagri, dan Polri.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya