Berita

Mantan anggota RBT Aceh saat mendeklarasikan dukungan untuk Mualem-Dek Fadh/RMOLAceh

Nusantara

Relawan RBT Aceh Berpaling Dukung Mualem-Dek Fadh

MINGGU, 10 NOVEMBER 2024 | 06:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kelompok relawan yang sebelumnya mendukung Calon Gubernur (Cagub) Aceh, Bustami Hamzah, kini mengalihkan dukungan kepada pasangan Cagub Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhullah (Dek Fadh). Mereka adalah Relawan Bustami (RBT) Aceh.

Dalam suatu acara yang berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh, Sabtu, 9 November 2024, mereka menyatakan pembubaran RBT Aceh dan mendeklarasikan pembentukan Relawan Pejuang Mualem (RPM) Aceh.

"Pendukung Bustami yang terhormat, ini adalah keputusan berat yang kami ambil dengan menjaga integritas. Setelah refleksi mendalam, RBT memutuskan untuk membubarkan diri sebagai pendukung Bustami dan mengalihkan dukungan pada Mualem,” ujar pembaca Deklarasi Dukungan untuk Mualem, Ahyar, dikutip RMOLAceh, Sabtu, 9 November 2024.


Saat membaca Deklarasi, Ahyar mengungkapkan bahwa pihaknya selama ini melihat pasangan calon nomor urut 2 lebih memiliki komitmen dalam membawa perubahan nyata bagi Aceh. 

“Kami melihat Mualem memiliki komitmen nyata dan potensi lebih kuat dalam membawa perubahan sesuai aspirasi masyarakat Aceh," ujar Ahyar. 

Ahyar juga mengajak semua relawan untuk tetap berkomitmen mendukung calon pemimpin yang memiliki integritas tinggi demi kesejahteraan masyarakat Aceh.

Menanggapi dukungan tersebut, Mualem mengaku bangga atas bergabungnya RPM sebagai relawan pendukung baru. 

“InsyaAllah dengan dukungan ini, kita bersatu untuk Aceh di masa depan,” ujarnya. 

Dalam acara tersebut, sejumlah mantan Koordinator RBT dari seluruh Aceh turut hadir. Seperti dari Langsa, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Pidie dan Aceh Jaya. Selain itu ada juga dari Aceh Singkil, Simeulue, Banda Aceh, dan Aceh Besar. 

Acara deklarasi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemenangan Mualem Dek Fadh. Turut hadir Ketua Dewan Pakar Partai Aceh, Sulaiman Abda.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya