Berita

Kasatkorcab Banser Jombang, Amirul Umam/Istimewa

Nusantara

Jelang Pilkada, Banser Bertekad Amankan Jombang dari Gangster

JUMAT, 08 NOVEMBER 2024 | 05:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jombang disiagakan untuk bersinergi dengan polisi dalam mengatasi maraknya aksi gangster atau keonaran yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di wilayah setempat.

Aksi keonaran dan terlibat dalam tindak kriminal itu seperti tawuran, pembegalan dan pembacokan kepada masyarakat umum, menciptakan situasi yang kian mengkhawatirkan, hingga mengancam rasa aman masyarakat.

Kondisi tersebut memicu keprihatinan dan respons cepat dari berbagai pihak, termasuk Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jombang yang berkomitmen untuk menjaga kondusivitas wilayah.


"Kami instruksikan seluruh anggota Banser di setiap wilayah agar selalu siap siaga dan aktif memantau situasi keamanan di lingkungan masing-masing," kata Kasatkorcab Banser Jombang Amirul Umam, dikutip RMOLJatim, Kamis, 7 November 2024.

Amirul meminta seluruh kader banser di ranting dan anak cabang untuk terus melaporkan kondisi terkini serta segera berkoordinasi dengan pimpinan di setiap tingkatan dan pihak kepolisian setempat.

"Pantau setiap wilayah masing-masing dan segera koordinasikan dengan pimpinan untuk diteruskan ke pihak kepolisian," katanya.

Dengan adanya sinergi antara Banser, Ansor, dan aparat keamanan, diharapkan situasi Kabupaten Jombang dapat terus terkendali, sehingga masyarakat merasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Semoga sinergitas Ansor Banser dengan kepolisian, Kabupaten Jombang dapat memberikan rasa aman nyaman masyarakat dan situasi terkendali dan nyaman. Apalagi sebentar lagi masa tenang Pilkada," tuturnya.

Amirul menegaskan, bahwa Jombang adalah kota santri yang harus aman nyaman, bersih dari peredaran minuman keras, judi online, maupun sekelompok orang yang membuat onar atau gangster. 

"Untuk membentengi kader Banser siap siaga menjaga keamanan Jombang tercinta, pada 9 November 2024 nanti, kader Banser se-Jombang mengikuti gemblengan oleh KH Fathurrahman Abdul Karim Pengasuh Pondok Pesantren Al Futuhiyah Peterongan Jombang, sekaligus Pengasuh Majelis Dzikir dan Sholawat Manaqib Jawahirul Ma'ani Jombang," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya