Berita

Gerakan Kolaborasi Jakarta (GKJ) resmi memberikan dukungan kepada pasangan Pramono Anung-Rano Karno pada Pilkada Jakarta 2024 di Taman Perdapa, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024/Istimewa

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Pernah Dukung Foke dan Anies, Gerakan Kolaborasi Jakarta Siap Menangkan Pram-Doel

KAMIS, 07 NOVEMBER 2024 | 02:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gerakan Kolaborasi Jakarta (GKJ) resmi memberikan dukungan kepada pasangan calon gubernur Pramono Anung dan calon wakil gubernur Rano Karno (Bang Doel) di Pilkada Jakarta 2024.

Acara deklarasi diselenggarakan di Taman Perdapa, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 6 November 2024.

Pramono yang hadir secara langsung mengatakan, Gerakan Kolaborasi Jakarta adalah wadah berkumpulnya para relawan yang pernah membantu mengantarkan Fauzi Bowo (Foke) dan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.


"Hari ini saya mendapatkan tambahan energi yang luar biasa, bahkan hari ini kalau dilihat masih banyak simbol-simbol Mas Anies yang dipakai seperti jaket yang warna merah tadi, Anies back to Jakarta dan sebagainya-sebagainya," kata Pram di lokasi, Rabu, 6 November 2024.

Berkat dukungan yang terus mengalir ini, Pram makin yakin akan menjadi sebuah kekuatan untuk memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

"Begitu saya datang lihat semangat yang hadir luar biasa. Saya yakin ini akan banyak membantu," kata Pram.

Pram pun berpesan kepada Gerakan Kolaborasi Jakarta untuk bergerak door to door mengampanyekan pasangan Pramono Anung-Rano Karno.

Sementara itu, Ketua Presidium Gerakan Kolaborasi Jakarta, Adjie Rimbawan menuturkan, pasangan Pramono-Rano bakal menjadi figur yang tepat untuk memimpin Jakarta ke depan.

"Saya optimistis dengan tren positif elektabilitas Mas Pram dan Bang Doel akan mampu memenangi kontestasi Pilkada Jakarta," kata Adjie.

Dalam acara deklarasi ini turut hadir tokoh Betawi, Makmun Amin; Dewan Pembina GKJ, Budi Siswanto; serta ratusan warga.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya