Berita

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk/Dok CUAN

Bisnis

Laba Bersih Melesat, CUAN lewat Anak Usaha Dirikan Perusahaan Baru

SABTU, 02 NOVEMBER 2024 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melalui anak usahanya mendirikan perusahaan baru, yaitu PT Armada Maritim Persada (AMP). 

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Jumat 1 November 2024, disebutkan bahwa CUAN melalui AMP mendirikan anak usaha baru bernama PT. Usaha Berlayar Lancar (UBL) pada 31 Oktober 2024. 

Pendirian usaha dinyatakan di dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.10 tanggal 28 Oktober 2024, dibuat dihadapan Notaris Marliansyah, SH, M.Kn.


"Pendirian UBL juga telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham RI Nomor: AHU-0086389 AH.01.01.TAHUN 2024 tanggal 31 Oktober 2024," terang Robertus Maylando Siahaya Corporate Secretary CUAN.

Berdasarkan Akta Pendirian UBL, AMP memiliki kepemilikan di dalam UBL sebanyak 4.000 lembar saham atau sebesar 40 persen dengan nilai nominal sebesar Rp4.000.000.000.

"UBL merupakan perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri untuk barang," terang Robertus.

Pendirian UBL adalah sebagai salah satu persyaratan pemenuhan perizinan agar Perseroan dapat mengintegrasikan kegiatan logistik pengangkutan barang, dimana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, kegiatan logistik angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri tidak dapat digabungkan dengan perizinan usaha lainnya.

Robertus juga menegaskan Pendirian UBL akan menunjang kegiatan usaha utama Perseroan dan memperluas jaringan usaha serta bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang Perseroan untuk menjadi perusahaan pertambangan yang terintegrasi dan efisien. 

CUAN mencetak lonjakan kinerja yang luar biasa pada sembilan bulan pertama tahun 2024 dengan membukukan laba bersih sebesar 30,44 juta Dolar AS, melesat 162 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 11,58 juta Dolar AS.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya