Berita

Anggota Komisi VII DPR Iman Adinugraha/Net

Politik

Pembangunan Tol Jagoratu 2025 Diyakini Tingkatkan Kunjungan Pariwisata dan Ekonomi Sukabumi

JUMAT, 01 NOVEMBER 2024 | 19:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kolaborasi antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata disambut baik politisi di DPR RI. 

Anggota Komisi VII DPR Iman Adinugraha mengapresiasi kolaborasi yang salah satu program strategisnya adalah pembangunan Tol Jagoratu (Jagorawi-Sukabumi-Ratu), yang direncanakan mulai pada tahun 2025. 

Menurut Iman, infrastruktur ini akan membuka akses lebih luas ke Sukabumi dan membawa manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.


"Pembangunan Tol Jagoratu tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga akses utama yang membuka peluang lebih besar untuk kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Sukabumi," ujar Iman dalam keterangannya, Jumat, 1 November 2024.

Dikatakan legislator Partai Demokrat itu, Sukabumi kaya akan destinasi wisata berkelas dunia, seperti Geopark Ciletuh yang telah diakui UNESCO, Pantai Pelabuhan Ratu, dan ekowisata pegunungan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. 

"Sukabumi punya alam yang luar biasa, namun aksesnya harus diperbaiki. Kalau akses mudah, wisatawan akan meningkat dan ini akan berdampak besar pada perekonomian daerah," tuturnya.

Lanjutnya, Tol Jagoratu diharapkan akan memangkas waktu tempuh dari Jabodetabek ke Sukabumi hingga 50 persen, yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang lebih sering. 

Iman optimis bahwa dengan akses yang lebih baik, kesejahteraan masyarakat Sukabumi dapat meningkat secara signifikan melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan penciptaan lapangan kerja baru.

"Ini langkah nyata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sukabumi saat ini," tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya