Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani/RMOL

Politik

Kandungan Gizi Program MBG Harus Diawasi Ketat

Cegah Penyakit Serius pada Anak
SELASA, 29 OKTOBER 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta memberikan perhatian serius terkait kandungan gizi makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama kadar gula, garam dan lemak (GGL) yang memicu gagal ginjal dan penyakit serius lainnya pada anak-anak.

Demikian pesan yang disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 29 Oktober 2024.

"Itu (gizi pada program MBG) penting sekali. Karena itu program pemerintah yang sangat baik, menurut saya itu harus dikawal sangat ketat oleh semua institusi yang memang terkait hal itu, badan gizi," kata Irma. 


Legislator dari Fraksi Nasdem ini mengaku akan mengawal ketat program MBG tersebut. Terutama soal kandungan gizi pada makanan yang akan didistribusikan ke anak-anak.

"Kebetulan itu ada di komisi IX kan kita akan minta secara efektif penanggung jawabnya terutama penanggung jawab gizi, pendistribusiannya gimana," kata Irma.

Selain itu, kata Irma, DPR akan melakukan pengawalan ketat soal anggaran program MBG ini agar sesuai target dan tepat sasaran.

"Anggrannya seperti apa. Jangan sampai nanti anggarannya Rp15 ribu cuma sampai Rp5 ribu dalam bebtuk makanannya. Nah itu juga dalam bentuk tanggung jawab kami, sebagai instansi yang bertanggung jawab," demikian Irma.

Kepala Badan Gizi Nasional memastikan, program makan bergizi gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan dimulai pada 2 Januari 2025.





Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya