Berita

Momen saat Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Silitonga mengusap kepada Ipda Rudy Soik di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin, 28 Oktober 2024/RMOL

Presisi

Usap Kepala Rudy Soik, Ini Nasihat Kapolda NTT

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 16:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Silitonga memberikan nasihat penting kepada anak buahnya yang sedang tersangkut kasus dugaan TPPO dan mafia BBM, Ipda Rudy Soik.

Kapolda NTT meminta agar Rudy Soik bijak dalam melangkah kalau tidak ingin kariernya di kepolisian hancur. 

Nasihat ini disampaikan Irjen Daniel diiringi dengan usapan ke kepala Rudy.


"Anak ayam ini ada di tanganmu, kalau itu mati terserah kau, kalau kau mau hidupkan terserah kau, ya kan, itu yang saya bilang tadi. Jadi kamu yang harus menentukan terhadap kariermu sendiri, saya hanya menandatangani," kata Irjen Daniel di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin, 28 Oktober 2024.

Ia meminta agar Rudy berkonsultasi terlebih dahulu kepada dirinya sebelum mengambil langkah jika menemukan  kasus besar di wilayahnya.

"Saya sayang sama kamu, saya ingin kamu menjadi anggota, menjadi polisi yang baik, berikan informasi yang baik terhadap TPPO maupun BBM tadi. Kamu kalau langsung ke saya, jadi itu yang saya inginkan dari kamu," ucapnya.

"Jadi kamu jangan lari ke mana, ada saya bapakmu, atasanmu," sambungnya.

Irjen Daniel juga meminta agar Rudy konsisten dengan kinerjanya dan tetap berkoordinasi dengan atasannya.

"Makanya saya bilang tadi, anak ayam ini, tergantung di tangan dia, mati atau tidak. Ya gitu Rudy ya, kamu tetap anak saya," tutup Irjen Daniel.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya