Berita

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga dengan menggunakan Maung Garuda produksi PT Pindad Bandung, Jawa Barat/Istimewa

Otomotif

Menteri Hingga Walikota Bakal Gunakan Maung sebagai Kendaraan Resmi

SENIN, 28 OKTOBER 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Misteri kendaraan dinas para anggota Kabinet Merah Putih mulai terkuak. Bukan produk impor, para pembantu Presiden Prabowo Subianto itu tampaknya akan menggunakan produk dalam negeri. 

Presiden Prabowo ingin para pembantunya di Kabinet menggunakan Maung sebagai kendaraan resmi.

“Kehormatan bangsa, kebanggaan, sebaiknya kita bisa pakai produk kita sendiri,” ungkap Prabowo ketika diwawancarai di stasiun televisi nasional, yang dikutip Senin, 28 Oktober 2024.


Bahkan direncanakan, tidak hanya presiden dan para Menteri/Wakil Menteri yang akan memakai kendaraan produksi PT Pindad itu, pejabat selevel gubernur atau walikota juga menggunakan Maung.

“Jadi saya sudah merencanakan kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, dirjen, pejabat mungkin tingkat gubernur, bupati, walikota sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri,” tegas Prabowo.

Kendaraan Maung Garuda ini telah beberapa kali digunakan Prabowo. Dimulai sejak usai dilantik secara resmi sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024.

Di mana Prabowo berangkat dari kediaman menuju Gedung MPR/DPR RI iring-iringan dengan mobil Maung Garuda jenis MV3 dengan total 8 mobil dan yang semua berwarna putih.

Kemudian, ketika Prabowo mengantarkan kepulangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo menuju Bandara Halim Perdana Kusuma untuk kembali ke Solo juga menggunakan kendaraan yang sama.

Pada saat menghadiri Retreat Kabinet Merah Putih, Prabowo juga menggunakan Maung Garuda untuk menyapa warga Magelang di sepanjang jalan Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. 

Berdasarkan situs resmi Pindad, Maung didesain memiliki kemampuan manuver yang gesit dan andal untuk mendukung mobilitas penggunanya di berbagai medan operasi.

SUV tangguh ini memiliki kecepatan aman 120 km/jam, menggunakan transmisi manual 6-percepatan dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km. 

Kendaraan yang memiliki kandungan lokal sebesar 70 persen ini juga dirancang oleh anak bangsa: Sigit Puji Santosa dari ITB.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya