Berita

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex)/Net

Bisnis

Sritex Punya Utang Jumbo ke Puluhan Bank, Paling Banyak BCA

SABTU, 26 OKTOBER 2024 | 13:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex dinyatakan pailit, imbas utang jumbo yang menumpuk sebesar 1,6 miliar Dolar AS (Rp25,01 triliun).

Mengutip laporan keuangan perusahaan tekstil pada semester I 2024, mayoritas liabilitas Sritex didominasi utang jangka panjang senilai 1,47 miliar Dolar AS, dan utang jangka pendek sebesar 131,42 juta Dolar AS.

Dalam laporan tersebut, utang bank menjadi salah satu utang paling besar yang dimiliki Sritex dengan total nilai 809,99 juta Dolar AS atau sekitar Rp12,66 triliun yang terdiri dari 28 bank.


Dari 28 bank tersebut, SRIL diketahui paling banyak memiliki kredit dari BCA. Utang bank jangka panjang tersebut mencapai 71,30 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,11 triliun. 
BCA juga memiliki tagihan utang bank jangka pendek sebesar 11,37 juta Dolar AS di SRIL.
Selanjutnya, utang lain Sritex juga berada di State Bank of India cabang Singapura dengan total kredit hingga 43,89 juta, dan utang lainnya di PT Bank QNB Indonesia sebesar 36,94 juta Dolar AS.

Sementara itu Citibank NA, Indonesia menduduki posisi keempat sebagai bank yang memberi kredit terbanyak kepada Sritex dengan total nilai 35,83 juta Dolar AS.

Serta di posisi kelima, PT Bank Mizuho Indonesia juga tercatat masuk ke dalam daftar kreditur Sritex dengan akumulasi kredit sebesar 33,7 juta Dolar AS.

Berikut daftar utang bank jangka panjang Sritex per Juni 2024 kepada 28 bank besar:

1. PT Bank Central Asia Tbk - 71,309,857 Dolar AS
2. State Bank of India, Singapore Branch - 43,881,272 Dolar AS
3. PT Bank QNB Indonesia Tbk - 36,939,779 Dolar AS
4. Citibank N.A., Indonesia - 35,828,895 Dolar AS
5. PT Bank Mizuho Indonesia - 33,709,712 Dolar AS
6. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk - 33,270,249 Dolar AS
7. PT Bank Muamalat Indonesia - 25,450,735 Dolar AS
8. PT Bank CIMB Niaga Tbk - 25,339,757 Dolar AS
9. PT Bank Maybank Indonesia Tbk - 25,164,698 Dolar AS
10. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah - 24,802,906 Dolar AS
11. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk -  23,807,151 Dolar AS
12. Bank of China (Hong Kong) Limited - 21,775,703 Dolar AS
13. PT Bank KEB Hana Indonesia - 21,531,858 Dolar AS
14. Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd. - 20,000,000 Dolar AS
15. Woori Bank Singapore Branch - 19,870,570 Dolar AS
16. Standard Chartered Bank - 19,570,364 Dolar AS
17. PT Bank DBS Indonesia - 18,238,799 Dolar AS
18. PT Bank Permata Tbk - 16,707,799 Dolar AS
19. PT Bank China Construction Indonesia Tbk - 14,912,907 Dolar AS
20. PT Bank DKI - 9,130,551 Dolar AS
21. Bank Emirates NBD - 9,614,459 Dolar AS
22. ICICI Bank Ltd., Singapore Branch - 6,959,350 Dolar AS
23. PT Bank CTBC Indonesia - 6,950,110 Dolar AS
24. Deutsche Bank AG - 6,821,159 Dolar AS
25. PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - 4,970,990 Dolar AS
26. PT Bank Danamon Indonesia Tbk - 4,519,552 Dolar AS
27. PT Bank SBI Indonesia - 4,380,882 Dolar AS
28. MUFG Bank, Ltd. - 23,777,384 Dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya