Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp15.615, Mayoritas Mata Uang Negara Maju Ikut Loyo

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 10:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka ke Rp15.615 per Dolar AS pada perdagangan Jumat 25 Oktober 2024 pagi ini.

Mata uang Garuda itu anjlok 31 poin, atau melemah 0,20 persen jelang akhir pekan ini.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya terpantau bergerak lesu hari ini. Yen Jepang melemah 0,04 persen, Won Korea Selatan dan Baht Thailand melemah 0,04 persen, Dolar Singapura lesu 0,07 persen, dan Yuan China minus 0,05 persen.


Sedangkan Peso Filipina menguat 0,15 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju juga ikut lesu hari ini. Euro Eropa dan Franc Swiss melemah 0,03 persen, Dolar Australia melemah 0,06 persen, dan Poundsterling Inggris minus 0,04 persen. Sedangkan Dolar Kanada tumbuh tipis 0,04 persen pada pembukaan pagi ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya