Berita

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, MaruararĀ Sirait/RMOL

Politik

Komite II DPD Yakin Maruarar Sirait Mampu Wujudkan Program 3 Juta Rumah

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, diyakini Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mampu diwujudkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.

Wakil Ketua Komite II DPD RI Angelo Wake Kako menilai, Maruarar selain sebagai politisi juga merupakan sosok yang profesional dalam bekerja.

"Beberapa kepercayaan yang diberikan kepada dia selalu diselesaikan dengan begitu profesional, dengan melibatkan auditor-auditor kelas dunia seperti Price Waterhouse Cooper," kata Angelo dalam keterangan tertulisnya, pada Kamis, 24 Oktober 2024.


Ketua Harian Forum Aktivis Nasional (FAN) ini mencontohkan, ketika Maruarar menjadi Ketua Steering Committee Piala Presiden 2024 dan berhasil melaksanakannya dengan baik.

"Kerja-kerja cepatnya saya percaya bisa mewujudkan (gagasan) Bapak Prabowo Subianto untuk program 3 juta rumah," katanya.

Angelo sangat optimis program 3 juta rumah yang digagas pemerintah bisa diwujudkan. Terlebih, Maruarar memiliki jaringan yang sangat luas

Mantan Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini memastikan, Komite II DPD sebagai mitra Perumahan dan Kawasan Permukiman akan mendukung program 3 juta rumah.

"Agar kiranya pelaksanaan program perumahan rakyat ini di seluruh wilayah NKRI khususnya di daerah-daerah, akan kami libatkan juga para senator anggota Komite II untuk bersama-sama mengawal dan membantu pemerintahan dalam hal ini kementerian perumahan rakyat," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya