Berita

IMF/RMOL

Bisnis

IMF Prediksi Ekonomi Global akan Tumbuh Melambat di 3,2 Persen

RABU, 23 OKTOBER 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi akan mencapai 3,2 persen tahun ini dan pada 2025, sedikit melambat dibandingkan tahun lalu.

Seperti dikutip AFP pada Rabu 23 Oktober 2024, hal tersebut diungkapkan dalam laporan World Economic Outlook (WEO) yang dirilis di sela-sela pertemuan tahunan IMF-World Bank.

Menurut IMF, pertumbuhan ekonomi global masih akan ditopang oleh Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan tumbuh 2,8 persen pada 2024, meski sedikit melambat dari tahun sebelumnya.


"Gambarannya tidak seragam. Tapi perekonomian AS berjalan sangat baik," kata Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa AS hampir mencapai soft landing, yang merupakan suatu prestasi langka di mana negara berhasil menurunkan inflasi tanpa memicu resesi.

Sementara di kawasan lainnya, ekonomi Eropa diperkirakan hanya akan tumbuh 0,8 persen tahun ini, dan akan naik sedikit 1,2 persen pada 2025 mendatang.

Selain itu, pertumbuhan di Jepang diperkirakan akan melambat tajam menjadi hanya 0,3 persen tahun ini, sebelum meningkat menjadi 1,1 persen tahun depan.

Sedangkan pertumbuhan output ekonomi China diperkirakan juga akan ikut menurun, dari 5,2 persen tahun lalu menjadi 4,8 persen tahun ini, dan kemudian turun lebih jauh menjadi 4,5 persen pada 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya