Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu 16 Oktober 2024/Tangkapan Layar

Bisnis

Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,5 Persen pada 2024

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 15:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan mencapai kisaran 4,7 hingga 5,5 persen pada akhir tahun 2024.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan prediksi ini didukung oleh tren positif yang terlihat pada triwulan IV-2024, di mana perekonomian diperkirakan akan terus tumbuh dengan baik.

Perry menjelaskan, peningkatan tersebut terutama ditopang oleh membaiknya investasi dan konsumsi rumah tangga, serta meningkatnya belanja pemerintah pada akhir tahun. 


"Secara keseluruhan tahun, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2024 berada dalam kisaran 4,7-5,5 persen dan meningkat pada 2025," katanya dalam konferensi pers Rabu 16 Oktober 2024.

Untuk mencapai target tersebut, Perry menekankan pentingnya  berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan, baik dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran. 

"Untuk itu, Bank Indonesia memperkuat bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih tinggi, bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal Pemerintah. Dari sisi penawaran, kebijakan reformasi struktural perlu terus diperkuat untuk mendorong sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja," tutur Perry.

Ia juga menambahkan bahwa BI akan mengoptimalkan kebijakan makroprudensial dan mempercepat digitalisasi transaksi pembayaran sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya