Berita

Dinas Pendapatan Sumut/Net

Nusantara

Dugaan Korupsi Laptop di Bapenda Sumut, Pengamat: Hasil Audit Sudah Matang

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 22:29 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Dugaan korupsi di Bapenda Sumut mencuat. Ketidaksesuaian spesifikasi laptop pada Pengadaan Bus Samsat Keliling di Bapenda jadi temuan selisih hasil pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan. 

Dugaan diperoleh sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023. Sesuai audit Utama Keuangan Negara V BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Nomor : 54.A/LHP/XVIII.MDN/05/2024 27 Mei 2024. 

Diketahui Pemprov Sumatera Utara menyajikan anggaran Belanja Modal Peralatan dan Mesin pada LRA TA 2023 sebesar ratusan miliar dan realisasi 97,72 persen. Dari anggaran Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin tersebut di antaranya digunakan untuk Pengadaan Bus Samsat Keliling pada Bapenda sebesar Rp5.569.546.101,00.


Hasil analisis dan pengujian atas dokumen kontrak Pengadaan Bus Samsat Keliling, diketahui beberapa hal sebagai berikut, Nomor dan Tanggal SPK : 027/674/BAPENDASU/2023, tanggal 07 Maret 2023 Nilai Kontrak Rp 5.569.546,101,00 dengan Penyedia CV. MCB. 

Hasil pemeriksaan fisik barang yang dilakukan bersama PPK, staf Inspektorat, dan penyedia menunjukkan terdapat aksesoris bus berupa laptop, sebanyak tujuh unit dengan harga sebesar hampir 20 juta/unit tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Berdasarkan kontrak, spesifikasi laptop yang dipersyaratkan yaitu laptop dengan prosesor Core 17 17-1165 GB, sedangkan, laptop yang diterima memiliki spesifikasi laptop dengan prosesor Core i5-1235U.

Hasil penelusuran lebih lanjut atas dokumen invoice pembelian laptop tersebut, diketahui harga pembelian laptop dengan spesifikasi prosesor Core i5-1235U sebesar Rp10an juta/unit. Dengan demikian, terdapat selisih antara nilai kontrak dengan invoice pembelian laptop sebesar 40an juta lebih. 

Hasil permintaan keterangan kepada PPK menunjukkan bahwa pada saat serah terima barang, PPK tidak memperhatikan spesifikasi yang dipersyaratkan dalam kontrak karena dengan spesifikasi laptop prosesor Core i5 sudah cukup untuk menunjang operasional Bus Samsat Keliling.

Pengamat anggaran, Uchok Sky Khadafi, dari hasil pemeriksaan BPK itu sudah ‘siap saji ‘untuk diperiksa aparat hukum. Oknum Bapenda Sumut yang terlibat sudah bisa dimintai keterangan 

"Hasil audit ini sudah matang dan siap saji buat aparat hukum. Sebaik Kejati Sumut untuk segera mengeluarkan sprindik dan segera memanggil orang-orang terkait untuk diminta keterangan. Ini kasus terlalu kasar dalam dugaan korupsinya," katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya