Berita

Politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa 15 Oktober 2024/RMOL

Politik

Ferry Juliantono Diminta Prabowo Majukan Koperasi

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 17:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono menjadi salah satu tokoh yang dipanggil presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa 15 Oktober 2024.

Diketahui, para tokoh yang dipanggil Prabowo di kediamannya merupakan para calon menteri, wakil menteri, hingga kepala badan yang akan membantu suksesnya pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ditemui seusai pertemuan, Ferry mengaku diminta untuk memperkuat peran koperasi di Indonesia.


"Pak Prabowo meminta saya untuk mendorong badan usaha koperasi itu bisa besar lagi dan bisa masuk ke lingkup kegiatan-kegiatan yang banyak terutama untuk meningkatkan ekonomi rakyat partisipasi masyarakat juga dalam rangka untuk mengatasi kemiskinan," ungkap Dewan Pembina INKUD tersebut.

Ferry bahkan menyebut dirinya diminta untuk memperkuat kementerian koperasi di kabinet Prabowo-Gibran.

"Saya mungkin membantu di kementerian koperasi," tuturnya.

Saat ditanya apakah diminta untuk menjadi Wamen Koperasi, Ferry enggan berspekulasi mengenai hal tersebut. Ia hanya menegaskan siap menerima perintah Prabowo Subianto.

"Belum tau. Nunggu perintah aja kita," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya