Berita

Wapres Ma'ruf Amin beserta rombongan tiba di Bandara Udara Internasional Wattay, Vientiane pada Selasa, 8 Oktober 2024/Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia

Dunia

Jokowi Absen di KTT ASEAN, Delegasi Indonesia Dipimpin Ma'ruf Amin

Laporan: Jelita Mawar Hapsari
RABU, 09 OKTOBER 2024 | 13:31 WIB

Delegasi Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-44 dan ke-45 yang diselenggarakan di Vientiane, Laos, dipimpin oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Maruf Amin.

Mengutip Associated Press pada Rabu, 9 Oktober 2024, Presiden Joko Widodo tidak bisa hadir dalam forum karena mempersiapkan transisi kepemimpinan ke penggantinya, Prabowo Subianto.

Alasan absennya Jokowi dikonfirmasi Maruf dalam pidato pembukaan KTT ASEAN di National Convention Center (NCC), Vientiane.


"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo yang tidak dapat hadir di KTT ini karena berbagai urusan kenegaraan yang harus diselesaikan menjelang berakhirnya masa pemerintahan pada 20 Oktober," ujarnya.

Maruf tiba di Gedung National Convention Center (NCC) pada Selasa, 8 Oktober 2024, sekitar pukul 08.30 waktu setempat, bersama istrinya, Wury Maruf Amin.

Ia juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.

Beberapa kepala negara dan pejabat ASEAN yang menghadiri KTT ASEAN Ke-44 dan Ke-45 antara lain adalah Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Kamboja Samdech Moha Borvor Thipadei Hun Manet, dan Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim.

Selain itu, hadir pula Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, dan Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra.

Delegasi lainnya mencakup Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh, Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmao, Presiden Korea Selatan Yoon Seok-Yeo, serta Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

KTT ini mempertemukan para pemimpin penting untuk membahas isu-isu kawasan dan kerjasama di tingkat ASEAN.

Penulis adalah Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang sedang magang di RMOL.id


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya