Berita

Prabowo Subianto bersama Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Ist

Politik

PDIP Bisa Dapat 3 Menteri tapi Terhalang Chemistry Gibran

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 01:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diprediksi akan mendapat jatah kursi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Pandangan tersebut disampaikan pengamat politik Rocky Gerung berkaitan status PDIP sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPR. 

"Kelihatannya akan ada konsolidasi di kabinet. PDIP pasti akan ada 2 sampai 3 kursi di kabinet dan itu adalah hak partai mayoritas (perolehan kursi) di DPR," kata Rocky Gerung dikutip dari kanal YouTube-nya, Rabu, 9 Oktober 2024.


Rocky mengatakan, dugaan tersebut diperkuat dengan pernyataan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey yang menyebut partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Namun demikian, Rocky melihat akan ada potensi masalah baru jika PDIP bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran. Masalah itu ada pada hubungan PDIP dan Gibran sebagai mantan kader banteng.

"Ini ditunggu orang, diduga nanti chemistry (Gibran-PDIP) tidak bercampur (seirama) dalam proses-proses politik ke depan," jelasnya.

Maka dari itu, Rocky meyakini saat ini Prabowo sedang menghitung baik-buruknya jika PDIP masuk ke dalam pemerintahan.

"Faktualnya Gibran adalah wapres beliau (Prabowo), PDIP adalah pemenang kursi parlemen. Kalkulasi-kalkulasi ini akan dihitung cepat supaya ketika diumumkan kabinetnya, pertanyaan-pertanyaan gantung itu tidak akan terjadi," tutupnya.  

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya